Rabu, 08 Juni 2016

RESENSI FILM DOCUMENTAR “HISTORY OF CHINA BENTENG INDONESIA”

Film : History of China Benteng Indonesia
Produser : SD
Durasi : 9:37 Menit
Uploaded : 13 July 2012

Isi terkandung didalam film ini adalah menceritakan tentang awal mula masyarakat keturunan tiong hoa yang berpemukiman di daerah Tangerang. Yang menjadi tempat pemukiman keturunan tiong hoa adalah daerah pasar lama dan pasar baru yang juga merupakan tepat pemukiman pertama masyarakat tiong hoa di tangetang.
Mengetahui asal usul cina benteng, kata cina benten tidak terlepas dari kehadiran benteng makasar. Benteng tersebut yang di bangun di zaman kolonial belanda yang sekarang sudah rata dengan tanah. Benteng tersebut terletah di tepi sugai kali cisadane di pusat kota tangerang.Pada saat itu juga kebanyakan warga cina yang kurang mampu yang tinggal berada diluar dari benteng makasar, mereka berpemukiman di sebelah utara yaitu daerah sewan, dan kampung melayu. Mereka berdiam disana sejak tahun 1700an, dari sanalah muncul cina benteng.
Lalu pada akhir tahun 1900an sebagian orang cina di pindahkan ke Pasar Baru yaitu daerah pencinaan. Dan tahun 1740an mulai menyebar ke daerah-daerah yang lainnya seperti Mauk, Serpong, Cisoka, Legok dan Parung di daerah Bogor yang merupakan daerah luar pencinaan , akan tetapi di daerah laur pencinaan tersebut masih disebut dengan cina benteng.
Didalam film ini juga menceritakan klenteng yang dibentuk didaerah Tangerang seperti Boen Tek Bio yang dibangun pd tahun 1684 di daerah pasar lama yang menjadi klenteng tertua di Tangerang. dan kemudian pada tahun 1869 di bangun pula kleteng Boen San Bio yang terletak di daerah Pasar Baru Tangerang. Kedua kleteng ini merupakan saksi sejarah bahwa orang-orang cina sudah berdiam ledih dari 3 abad di Tangerang.
Dibahas pula keunikan yang ada dari cina benteng yaitu mereka sudah berakulturasi atau beradaptasi dengan lingkungan dan budaya lokal. Misalnya dalam percakapan orang cina sudah tidah berbahasa cina, tetapi mereka sudah bercampur dengan logal sunda dan betawi. Meskipun begitu, masyarakan cina benteng tetep melestarikan adat istiadat yang ada sejak zaman nenek moyang mereka terlihat pada tata cara upacara perkawian dan kematian yang masih menggunakan budaya yang ada sejak dulu.
Tradisi yang ada sejak dulu pun masih dipertahankan oleh masyarakat cina benteng seperti perayaan Cap Go Meh yaitu perayaan 15 hari setelah imlek, Peh Cun yaitu yang dikenal sebagai perayaan festival dikalangan orang keturunan Tiong Hoa di Indonesia, dan Tiong Ciu Piah yaitu kue yang biasa disajikan pada perayaan festival musim gugur yang dilakukan setahun sekali.
Dan yang terakhir membahas pula kesenian yang biasa orang cina benteng mainkan yaitu musik gambang kromong yang merupakan akulturasi masyarakan cina benteng sebab gambang kromong selalu dimainkan pada saat pesta perkawinan yang dipadu dengan tarian cokek yang merupakan budaya masyarakat sunda pesisir indramayu.

0 komentar:

Posting Komentar